"Kami MUDA dan Kami TERBAKAR" Angkatan 2010 tamat 2013 SMAN 1 Sidikalang

by Iman Tumorang , at 10:02 PM , have 0 comments
Entah hal apa yang telah kami perbuat. Mungkin ini rencana Tuhan. Mungkin memang kami ini di takdirkan untuk menjadi kelinci percobaan?? Ah sudahlah, kami Masih TERLALU MUDA untuk BICARA pada NEGARA ini.

Tadi kami menerima hasil ujian nasional yang telah kami lakukan tempo hari yang lalu. Jika di lihat persentasenya semenjak sekolah SMAN 1 Sidikalang berdiri, bisa di bilang kami adalah salah satu angkatan yang lulus dengan hasil yang memuaskan tetapi memalukan.

Kami lulus memuaskan, karena kami tidak ada mendapatkan yang namanya bantuan, namun kami mampu membuktikan kami lulus 100% MURNI. . Awalnya mereka (guru) menjanjikan  akan memberikan suntikan jawaban kepada kami secara professional.
Akhirnya?? Saat UN hari pertama "Bahasa Indonesia", pagi sebelum berbaris kami di datangi guru, menyatakan "TIDAK ADA BANTUAN", kami mendengarnya hanya merasa tidak percaya. Karena tidak mungkin mereka (guru) siap menerima ada siswanya tidak lulus UN. Tetapi, ternyata memang benar, kami tidak ada menerimanya. Semua terpaksa bekerja sendiri.

Kami lulus juga hal memalukan, karena dari beberapa angkatan sebelum kami, angkatan kami lah yang paling buruk persentase nilai yang di raih. Karena kami ada yang mengecap apa itu nilai "4.00" (Empat koma nol) dalam hasil UN. Jika di banding angkatan sebelum kami, tentu hasil ini sangat jauh mungkin mereka minimal 7 (tujuh) atau 8 (delapan.)

Bicara ketidak-adilan , kami merasa ini tidak adil, kenapa ketika angkatan kami peraturan ini berubah secepat dan seringan membalikkan tangan? Angkatan sebelumnya, banyak yang bilang di bantu ketika UN.  HAL ini memang sudah rahasia umum untuk angkatan sebelum kami.


Untuk kami (ANGAKATAN 2010 SMAN 1 Sidikalang), Mungkin jika di bilang kelinci percobaan,  ya itu pasti benar, kami adalah angkatan ke-2 RSBI dari SMAN 1 Sidikalang, tetapi, justru kenapa ketika angkatan kami, RSBI di hapus?

Pada kami juga, perubahan keputusan SNMPTN, 50 % jalur UNDANGAN, dan sisanya SBMPTN, dan Mandiri. Dan itu berubah seperti membalikkan tangan oleh mereka yang berkuasa.

Memang, ini tujuannya adalah untuk mendapatkan siswa yang terbaik dalam seharinya di sekolah, tetapi NILAI RAPOR tidak sepenuhnya benar. Jika memang dia (siswa) pintar dalam sehari-hari, pasti dia juga pintar dalam seleksi. Apa gunanya NILAI TINGGI kalau OTAK di LUTUT?

Kami mungkin pisau tajal yang masih perlu diasah, tetapi biar tajal bukan berarti kami tidak bisa bicara.
Kami mungkin sudah menjadi korban NILAI, yang semua ditentukan oleh NILAI. Dan itu bukan karena datang dari diri sendiri, tetapi itu karena kaum tua yang salah mengasah pisau. Nilai 10 adalah pintar? Nilai 0 adalah Bodoh? Memang untuk sebagian besar ada yang pantas untuk mendapat nilai sempurna, tetapi ada juga hal yang tidak perlu di contoh. Ah sudahlah, saya masih muda, saya tidak berhak mengatakan sesuatu tanpa ada bukti .

Hari ini juga, kami melihat hasil SNMPTN kami, banyak yang gagal dan banyak yang lulus. Tetapi seandainya lulus pun , ini seperti tidak berharga. karena kita seperti bermain dadu dan berharap pada hoki mendapat angka 6 dadu. Tidak ada usaha, hanya mengisi data PDSS, lalu tunggu. Efektif kah ini???

" SNMPTN = GAMBLING" semua tergantung HOKI

I'm DONE.
Iman Tumorang
"Kami MUDA dan Kami TERBAKAR" Angkatan 2010 tamat 2013 SMAN 1 Sidikalang - written by Iman Tumorang , published at 10:02 PM, categorized as SMAN 1 Sidikalang . And have 0 comments
No comment Add a comment
Cancel Reply
GetID
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger